VOLUME asupan air yang cukup, penting bagi kelangsungan hidup normal setiap individu. Fungsi air dalam tubuh antara lain sebagai pengatur suhu badan, pelarut, bantalan sendi, dan pembawa zat penting ke seluruh tubuh.
Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH mengatakan kekurangan cairan tubuh satu persen dari berat badan, dapat menimbulkan gangguan kognitif. Sedangkan kekurangan cairan dua persen atau lebih dapat menimbulkan rasa lelah, sukar konsentrasi, dan gangguan visual.
"Kekurangan yang berat 10 persen dapat menimbulkan penurunan tekanan darah, dapat menimbulkan gangguan ginjal akut," katanya di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, belum lama ini.
Dalam keadaan istirahat atau tidak melakukan aktiitas (pengeluaran keringat minimal), volume cairan yang keluar dari tubuh adalah sebesar 1600 mL, dengan rincian dari urin 500 mL, kulit 500 mL, saluran nafas 400 mL, dan feses 200 mL.
"Cairan yang masuk untuk mengimbangi keluar juga 1600 mL dengan rincian air minum 400 mL, air berasal dari makanan 850 mL, dan air berasal dari oksidasi makanan 350 mL. Dengan peningkatan aktifitas mulai dari yang ringan sampai berat, pengeluaran cairan dapat mencapai 5000 mL," ungkapnya.
Parlindungan menambahkan pengeluaran yang banyak ini mempengaruhi pusat rasa haus,mengakibatkan asupan air akan bertambah sehingga keseimbangan cairan tercapai. Dalam kehidupan normal sehari-hari, tanpa olahraga dianjurkan mengasup cairan sebesar 2000 mL per 24 jam, untuk menghindari kekurangan cairan tubuh.
"Pada usia lanjut sehat tanpa aktifitas dianjurkan mengonsumsi air maksimal sebesar 1500 dan minimal 1000 mL per 24 jam," paparnya.
Dalam aktifitas berolahraga dengan fungsi ginjal yang normal dianjurkan mengasup air seperlunya saja (ad libitum), tidak dianjurkan minum secara berlebihan. Individu dengan batu saluran kemih serta fungsi ginjal normal, dianjurkan mengonsumsi air sebanyak liter liter per 24 jam.
"Sedangkan dalam keadaan fungsi ginjal menurun, khususnya penyakit ginjal kronik stadium empat ke atas dianjurkan mengonsumsi air maksimal sejumlah volume setara dengan volume urin selama 24 jam plus 500 mL," tutupnya.
sumber okezone.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar